Literasi Orang Tua Dan Guru

Bicara soal literasi, sebenarnya yang cukup krusial untuk didorong membaca adalah orang tua dan guru. Hampir semua orang tua dan guru menginginkan anak-anaknya dapat membaca dengan cepat sampai diikutkan les membaca agar segera dapat membaca. Namun, apakah orang tua dan guru sudah melek literasi atau akrab dengan bacaan ? Seberapa banyak waktu yang dihabiskan orang tua dan guru untuk membaca setiap harinya ?

Sebenarnya membaca adalah sebuah kebiasaan yang harus dibangun bersama-sama. Jika orang tua dan guru bersahabat dengan buku maka biasanya anak akan terbawa. Yang menjadi aneh adalah, ketika anak dipaksa untuk mau rajin membaca namun orang tua atau guru tidak pernah terlihat membaca buku ! Atau anak tidak pernah diakrabkan dengan buku sejak kecil, namun saat sekolah mereka dipaksa untuk memahami bacaan-bacaan yang ada di dalam buku pelajarannya.

Sekarang ini zaman sudah sangat canggih. Buku tidak lagi harus berbentuk fisik dari kertas. E-book (buku digital) banyak tersedia, mudah diakses dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Jika kita masih percaya bahwa buku adalah jendela dunia, akrabkanlah diri kita dan anak-anak kita dengan buku. Jadikanlah membaca sebagai rutinitas harian yang tak terpisah dari rutinitas yang lain. Mulai dari diri sendiri sebelum berharap anak-anak kita mau melakukannya….

Zaitu Asrilla
Konsultan dan Praktisi Pendidikan
Yayasan Zairahaes

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s